Mengatasi Komunikasi Yang Macet Antara Mertua dan Menantu

Mengatasi  Komunikasi  Yang Macet Antara Mertua dan Menantu – Masalah  antara  menantu dan  mertua  memang selalu jadi topik  menarik untuk pembicaraan para wanita.  Sama-sama  mencintai  dan menyayangi lelaki yang sama membuat  para mertua dan menantu seolah berebut  cinta dan perhatian.    Sementara  bagi menantu,  faktor  usia  yang lebih muda dan  takut membuat  para wanita  merasa  frustasi tidak bisa menyampaikan  perasaannya.

Padahal, antara  mertua dan menantu  sebenarnya  bisa  menjalin hubungan  yang baik-baik saja, lho, Ladies.  Cuma  memang perlu waktu untuk melaluinya, ya.  Dari berbagai masalah  keributan  yang sering terjadi antara  menantu dan mertua, sebenarnya  ada 5 hal utama  yang  umumnya jadi  masalah utama bagi para  menantu seperti  yang dilansir  oleh Goodhousekeeping.com.

Mengatasi  Komunikasi  Yang Macet Antara Mertua dan Menantu

Mertua Terlalu Mencampuri Cara Mendidik Anak

Merasa lebih berpengalaman dan lebih tahu, membuat para  mertua   terlalu dalam mencampuri urusan  pendidikan cucu-cucunya.  Di sisi lain para menantu justru merasa  tidak nyaman dan dianggap selalu salah oleh mertua dalam mendidik anak.  Ulah si anak yang  salah sering dianggap  akibat  kesalahan menantu mendidik anak-anaknya.

 

Mertua Datang Tiba-tiba

Sebenarnya  bukan tidak ingin didatangi oleh mertua yang  berkunjung. Bisa jadi menantu sedang siuk  dan tidak siap  menyambut  kedatangan itu mertua. Agar tidak terjadi salah  paham, kita bisa meminta  bantuan suami  sebagai  penyambung lidah. Menantu akan tetap menyambut mertua dengan senang  hati  bila  memberi kabar terlebih dulu, setidaknya bisa menyiapkan beberapa  hal.Mertua ingin menjumpai anak, menantu dan cucu, sementara bagi menantu  juga akan senang bila mendapat kunjungan dari  ibu mertuanya.

Selalu Serba Salah

Salah satu  hal lain yang membuat  menantu tidak nyaman  bersama mertua karena  merasa  dihakimi dan dianggap selalu salah. Misalnya saja dianggap tidak becus dalam mengurus rumah.  Meski menyebalkan dan  kit  memang tidak salah, tahan  emosi  untuk membalas  ucapan mertua. Sebaliknya,  pandai-pandailah berdiplomasi meraih hati mertua  untuk memaklumi  kondisi rumah kita.

Dibandingkan Dengann Wanita Lain

O, ya siapa yang tidak  sebal kalau dibandingkan dengan wanita lain? Aplagi yang membandingkan  kita itu mertua dengan mantan pacar  suami.   Santai saja ladies  kalau anda yakin suami anda  lebih mencintai anda daripada  mantannya. Mungkin sajaibu mertua tidak  menaydari  ucapannya. Nah, mintalah peranan suami untuk  menyampaikan pada  ibu mertua bahwa  anda merasa  terganggu  dengan  ucapan ibu mertua.

Sibuk Bekerja di Luar

Anda menjalani peran ganda sebagai  ibu  rumah tangga dan wanita sekaligus?  Mungkin mertua  menjadikan   peran anda  sebagai  alasan kurangnya anda   memberikan perhatian dan kasih sayang bagi si kecil. Tidak usah  emosi  untuk membalas ucapan mertua.  Katakan saja kalau  dengan bekerja ini justru alasan anda untuk memberi perhatian  agar kebutuhan  anak-anak terpenuhi.   Yang harus anda tunjukkan adalah anda mampu memberikan perhatian dan didikan yang baik, sekalipun  anda  bekerja.

Perhatian Berlebih  Pada Suami

Tanpa disadari, anda merasa cemburu dengan perhatian  yang diberikan ibu mertua pada suami.  Misalnya saja  mertua anda  membuatkan masakan kesukaan suami atau merapikan  pakaiannya. Tidak usah merasa  tersaingi. Yang dilakukannya karena  mertua  menyayangi suami anda sebagai anaknya.

sumber gambar: funlink.com.sg